Daerah

Tim Dosen PKM Faperta UHO Latih Kelompok Wanita Tani Buat Emping Jagung di Labunti

Tim Dosen Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari di Desa Labunti, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna. (Foto: Istimewa)

MATALOKAL.COM, MUNA – Tim dosen Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) internal di Desa Labunti, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan emping jagung kepada 23 peserta yang terdiri dari kelompok wanita tani dan kelompok tani.

PKM kali ini mengusung tema
“Dari Ladang hingga Pasar: Implementasi Pengendalian Penyakit dan Diversifikasi Produk Jagung untuk Peningkatan Kesejahteraan Petani Desa Labunti”

Tim PKM Fakultas Pertanian UHO ini diketuai Prof. Dr. Hj. Hartina Batoa, S.P., M.Si, dengan beranggotakan Dr. Weka Gusmiarty Abdullah, S.P., M.P, Dr. Sarinah, S.P.,M.Si, Muhammad Botek, S.P., M.P dan Wa Ode Nafilawati, S.TP., M.Si.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Labunti ini turut dihadiri Kepala Desa Labunti Hidayat Tunggal, Koordinator PPL Kecamatan Lasalepa, Siti Alima. Anggota PPL Desa Labunti Jarlin, S.P serta kelompok tani dan kelompok wanita tani (KWT) sebanyak 23 peserta.

Hukum, Barakuda, dan Nalar Publik yang Terluka di Tapak Kuda

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh Ketua Tim PKM, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Labunti. Hidayat menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dipilihnya Desa Labunti sebagai salah lokasi pelaksanaan kegiatan ini.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam meningkatkan kapasitas petani melalui penerapan teknologi pertanian yang tepat guna ini sangat penting,” ujar Hidayat.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pemaparan materi tentang Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jagung oleh Muhammad Botek, S.P., M.P. Ia menjelaskan teknik pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) yang ramah lingkungan.

Wa Ode Nafilawati, S.TP., M.Si juga ikut menjelaskan tentang strategi peningkatan produktivitas tanaman jagung di tingkat petani. Sebagai bentuk implementasi langsung, peserta juga mendapatkan pelatihan pembuatan emping jagung.

Gaduh Tambang Batuan di Bombana,  Aspekindo Minta Semua Bijaksana

Ketua Tim PKM Fakultas Pertanian UHO, Prof Dr Hartina mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis kepada petani dan kelompok wanita tani dalam mengolah jagung menjadi produk pangan olahan

“Sehingga jagung yang diolah bisa bernilai jual tinggi, sekaligus membuka peluang usaha baru di tingkat rumah tangga petani dan KWT,” kata Prof Hartina Batoa.

Menurut Prof Hartina Batoa, melalui kegiatan ini, PKM Fakultas Pertanian UHO berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan masyarakat desa melalui inovasi pertanian, diversifikasi produk jagung, dan peningkatan kapasitas petani lokal.

“Hasil kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani Desa Labunti, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi berbasis pertanian di Kabupaten Muna,” tutupnya.

Editor: Fadli Aksar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *