160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Anggota TNI AU Diduga Tabrak Lari Pemotor Usai Terobos Lampu Merah di Pasar Baru Kendari

Kendari – Anggota TNI AU tertangkap kamera pengawas diduga tabrak lari pengemudi motor di perempatan Pasar Baru, Jl Brigjen M Joenoes, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam rekaman kamera CCTV, mobil berwarna kuning yang dikemudikan anggota TNI AU itu, menerobos lampu merah dan menabrak pemotor.

Akibatnya, pemotor dari arah Pasar Baru menuju ke arah Jl MT Haryono terpental ke aspal. Sementara, pengemudi mobil langsung tanpa gas.

Peristiwa itu terjadi di Perempatan Lampu Lalu Lintas, Jl Brigjen M Joenoes, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, pada Rabu (26/4/2023) malam

Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman membenarkan kejadian itu. Kasus tersebut kini ditangani Polisi Militer TNI AU.

“Mengingat pengemudi yang menerobos (lampu merah) adalah oknum anggota TNI AU, kami sudah koordinasi dan melimpahkan kasusnya ke POM TNI AU,” ungkap Kombes Pol M Eka Fathurrahman via WhatsApp, pada Kamis (27/4/2023).

eiPro Advetorial

Meski begitu, Eka Fathurrahman enggan membeberkan identitas anggota TNI AU itu, berikut korban kecelakaan tersebut.

Tak hanya itu, Eka Fathurrahman juga tak mau menyebutkan kondisi korban, termasuk kerusakan kendaraan. Sebab, kasus itu kini dalam proses penyidikan militer.

“Wewenang untuk proses penyidikan kasus Lakalantas menjadi kewenangan dari POM TNI AU, karena terduga pelanggarnya adalah Oknum anggota TNI AU,” beber Eka Fathurrahman.

Sementara itu, Danlanud Haluoleo Kendari, Kolonel Penerbangan Antonius Adi May, saat dihubungi hanya membaca pesan WhatsApp wartawan.

Komandan Satuan (Dansat) Lanud Haluoleo Kendari, Mayor CPM Baroto Seto membantah TNI AU tabrak lari pengemudi motor di perempatan lampu lalu lintas.

Menurut Baroto Seto, anggota TNI AU itu bertanggungjawab dengan membiayai pengobatan hingga memperbaiki kendaraan korban.

“Tidak melarikan diri, itu nomor satu. Yang kedua dari pihak keluarga sudah menyelesaikan, damai, karena pemotor juga ternyata tidak pakai helm,” ujar Broto Seto via telepon, pada Kamis (27/4/2023) malam.

“Kan mau dibawa ke polisi, jadi kita amankan semua, keluarga (korban) juga berterima kasih tidak disita di polres,” jelasnya.

Baroto Seto bilang, anggota TNI AU itu bertugas di Madiun, Jawa Timur. Kedatangannya di Kendari dalam rangka cuti.

Mobil yang digunakan pun merupakan pinjaman. Meski begitu, Baroto Seto tak menyebut nama dan satuan tugas TNI AU tersebut.

Baroto Seto menerangkan, anggota TNI AU tersebut tak dijatuhi sanksi, karena masalah kecelakaan lalu lintas sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Tidak ada proses hukum lebih lanjut. Jadi intinya menanggung biaya perbaikan kendaraan dan pengobatan. Tadi malam begitu kesepakatannya kedua pihak,” tandasnya.

Tim Liputan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like